Breaking News
Home / Tips Sehat / Jangan Anggap Remeh Disentri

Jangan Anggap Remeh Disentri

Jangan Anggap Remeh DisentriHembing Wed, 08 Feb 2006 08:19:00 WIB
Disentri merupakan peradangan pada usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar yang encer secara terus menerus (diare) yang bercampur lendir dan darah. Berdasarkan penyebabnya disentri sanggup dibedakan menjadi dua yaitu disentri amuba dan disentri basiler. Penyebab yang paling umum yaitu adanya infeksi benalu Entamoeba histolytica yang menimbulkan disentri amuba dan infeksi kuman golongan Shigella yang menjadi penyebab disentri basiler.

Kuman-kuman tersebut sanggup tersebar dan menular ke orang lain melalui makanan dan air yang sudah tercemar kotoran dan juga lalat.Parasit Entamoeba hystolytica hidup dalam usus besar, benalu tersebut mempunyai dua bentuk, yaitu bentuk yang bergerak dan bentuk yang tidak bergerak. Parasit yang berbentuk tidak bergerak tidak menimbulkan gejala, sedangkan bentuk yang bergerak kalau menyerang dinding usus penderita sanggup menimbulkan mulas, perut kembung, suhu badan meningkat, serta diare yang mengandung darah dan bercampur lendir, namun diarenya tidak terlalu sering.

Disentri basiler biasanya menyerang secara datang – datang sekitar dua hari setelah kemasukan kuman/bakteri Shigella. Gejalanya yaitu demam, mual dan muntah-muntah, diare dan tidak napsu makan. Bila tidak segera diatasi, dua atau tiga hari kemudian keluar darah, lendir atau nanah dalam feses penderita. Pada disentri basiler, penderita mengalami diare yang jago yaitu mengeluarkan feses yang encer sampai 20-30 kali sehari sehingga menjadi lemas, kurus dan mata cekung sebab kekurangan cairan badan (dehidrasi). Hal tersebut tidak sanggup dianggap remeh, sebab kalau tidak segera diatasi kehilangan cairan tubuh sanggup menimbulkan kematian. Gejala lainnya yaitu perut terasa nyeri dan mengejang.

Penyakit ini umumnya lebih cepat menyerang anak-anak. Kuman – kuman masuk ke dalam organ pencernaan yang menimbulkan pembengkakan dan pemborokan sehingga timbul peradangan pada usus besar.

Penderita disentri harus segera menerima perawatan, yang perlu dihindari ialah mencegah terjadinya kehilangan cairan tubuh sebab sanggup berakibat fatal. Dalam keadaan darurat, kehilangan cairan tubuh yang ringan sanggup diatasi dengan derma cairan elektrolit (oralit) untuk mengganti cairan yang hilang jawaban diare dan muntah-muntah. Oralit dilarutkan dalamm 200 cc air matang, diaduk dan diberikan bertahap dengan sendok kepada penderita. Apabila oralit tidak tersedia, sanggup menciptakan larutan adonan gula dan garam (1 sendok teh gula + ¼ sendok teh garam, dilarutkan dengan 200 cc air hangat) atau sanggup juga dengan meminum air kelapa. Apabila kehilangan cairan tubuh cukup berat, setelah diberi oralit atau larutan adonan gula dan garam sebagai pertolongan pertama, sebaiknya penderita di bawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan.

Langkah pencegahan yang sanggup dilakukan untuk mengantisipasi penyakit disentri yaitu dengan memperhatikan pola hidup sehat dan bersih, menyerupai selalu menjaga kebersihan makanan dan minuman dari kontaminasi kotoran dan serangga pembawa kuman, menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan tangan secara baik sehabis buang air besar atau menjelang makan atau dikala memegang makanan yang akan dimakan.

Tumbuhan obat yang sanggup dipakai untuk membantu mengatasi disentri dan diare diantaranya mempunyai pengaruh sebagai adstringent (pengelat) yaitu sanggup mengerutkan selaput lendir usus sehingga mengurangi pengeluaran cairan diare dan disentri, selain itu juga mempunyai pengaruh sebagai antiradang, dan antibakteri.

Berikut ini beberapa jenis tumbuhan obat yang sanggup dipakai untuk mengatasi diare, yaitu :

1.PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta)Khasiat & Efek : sebagai antiradang. Berkhasiat mengatasi disentri basiler, disentri amuba, diare, gangguan pencernaan, radang usus, dan lain-lain.

2.DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava)Khasiat & Efek : sebagai astringent/pengelat (mengerutkan selaput lendir usus sehingga sanggup mengurangi pengeluaran cairan), anti-diare, disentri, anti-radang, dan menghentikan pendarahan.

3.SAMBILOTO (Andrographis paniculata)Khasiat & Efek : sebagai antiradang, antibakteri, penawar racun. mempunyai kegunaan mengatasi diare, disentri basiler, radang usus, dan lain-lain.

4.KUNYIT (Curcuma longa)Khasiat & pengaruh : sebagai anti-radang, anti-bakteri, astringent/pengelat. Berkhasiat mengatasi disentri, diare, radang usus, gangguan pencernaan, dan lain-lain.

5.KROKOT (Portulaca oleracea)Efek & khasiat : antiradang, menurunkan panas, antitoksik. Untuk disentri, diare akut, radang usus buntu, dan lain-lain.

6.KULIT DELIMA (Punica granatum)Khasiat & Efek: sebagai astingent/pengelat, anti-diare dan disentri, antibakteri.

7.TEH (Thea chinensis)Khasiat & pengaruh : sebagai pengelat usus/astringent, anti-bakteri. Teh pekat Berkhasiat mengatasi diare, disentri, radang usus, gangguan pencernaan.Dosis : 10-15 gram kering atau 60-120 krokot segar, direbus, airnya diminum.

8. DAUN SENDOK (Plantago major)Efek & Khasiat : sebagai antiradang, mempunyai kegunaan mengatasi diare, disentri panas, disentri basiler, gangguan pencernaan, dan lain-lainBerikut pola ramuan tumbuhan obat yang sanggup dipakai untuk membantu mengatasi disentri.

Resep 1
30 gram patikan kebo segar + 20 gram kunyit + gula merah secukupnya, direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali minum 150 cc.

Resep 2.
30 gram daun jambu biji segar + 5 gram teh, direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.

Resep 3.
10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering + gula aren, direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.

Resep 4
60 gram krokot segar + 30 gram daun sendok segar, direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.

Catatan :Untuk perebusan gunakan panci enamel, panci beling atau periuk tanah.Pilih salah satu resep, dan tetap konsultasi ke dokter.

Sumber: CBN

Check Also

8 Jurus Jaga Jantung

8 Jurus Jaga Jantung Penyakit kardiovaskular merupakan tipikal jawaban adanya aterosklerosis. Plak atau lemak menimbun …