Breaking News
Home / Tips Sehat / Bilakah Butuh Ekstra Vitamin C ( Tips Kesehatan )

Bilakah Butuh Ekstra Vitamin C ( Tips Kesehatan )

Bilakah Butuh Ekstra Vitamin C?

Bila beberapa ahad tidak mengasup vitamin C, Anda bisa mengalami kudisan. Awalnya Anda akan merasa gampang lelah, rentan sakit, gusi dan bibir pun bisa pecah-pecah, kemudian tiba sariawan. Bila terlalu usang gigi akan keropos, anemia, kulit bersisik, dan banyak keluhan lain.Perhatikan kecukupan konsumsi vitamin C bila Anda:• Perokok. Rokok menghancurkan vitamin C. Karena itu, Anda perlu ekstra untuk melawan racun yang merusak sel tubuh.• Diabetesi (pengidap diabetes). Vitamin C tidak bisa menembus sel-sel badan dengan baik jika Anda menderita diabetes. Akibatnya vitamin C terbuang dan sel-sel akan kekurangan. Karena itu, konsumsi ekstra diperlukan, tetapi sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.• Menderita alergi (asma). Banyak hebat gizi mengungkapkan, konsumsi vitamin C takaran 1.000-2.000 mg sehari sanggup mengurangi timbulnya serangan asma dan mengurangi keparahan. Vitamin C juga akan melindungi paru-paru dan jalan masuk napas dari kerusakan akhir radikal bebas.• Sedang sakit (batuk, flu, demam) dan infeksi. Konsumsi vitamin C akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Anda pun akan gampang sembuh dari penyakit yang paling parah sekalipun.• Usai operasi. Sebagai materi perekat jaringan tubuh, vitamin C juga membantu pembentukan jaringan itu. Konsumsilah vitamin ini sesudah Anda mengalami operasi.• Sedang stres atau dalam tekanan psikis yang berat. Saat itu Anda akan lemah, sistem kekebalan badan menurun. Konsumsi vitamin C akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.• Usia mulai menua. Secara umum ketika usia tua, badan tidak akan bisa lagi menyerap zat gizi, termasuk vitamin C. Diperlukan konsumsi ekstra, lantaran bila tidak Anda akan kekurangan.• Hamil dan menyusui. Vitamin ini akan diserap oleh si bayi ketika ibu hamil atau menyusui. Untuk mencurigai supaya tidak kekurangan, ibu hamil dan menyusui harus mengonsumsinya cukup banyak.• Rutin mengonsumsi aspirin, pil kontrasepsi, antibiotik, atau obat-obatan lain menyerupai kortison. Obat-obatan ini menghalangi peresapan vitamin C dalam tubuh. Anda akan kekurangan karenanya. Konsumsilah vitamin C dalam jumlah banyak.• Mengonsumsi alkohol. Alkohol menghancurkan vitamin C, sehingga mengurangi kadarnya dalam tubuh.
Sumber: Senior

Check Also

8 Jurus Jaga Jantung

8 Jurus Jaga Jantung Penyakit kardiovaskular merupakan tipikal jawaban adanya aterosklerosis. Plak atau lemak menimbun …